Laptop saya awalnya pakai GNOME, lalu saya pasang KDE Plasma di atasnya. Setelah betah di Plasma, saya mau dua hal: tampilannya dibuat mirip macOS, dan GNOME dibersihkan supaya nggak ada dua desktop yang makan tempat dan bikin bingung saat update.
Supaya bisa diulang di mesin lain, semuanya saya bungkus jadi satu skrip: kde-macos.sh. Skrip ini sudah lolos bash -n dan shellcheck.
Isi skrip
Skrip dijalankan sebagai user biasa (bukan root) dari dalam sesi Plasma. Bagian yang butuh root memakai sudo.
chmod +x kde-macos.sh
./kde-macos.sh all # varian gelap (default)
VARIANT=light ./kde-macos.sh all # varian terang
Mode all menjalankan langkah-langkah ini berurutan:
- Backup konfigurasi KDE (
kdeglobals,kwinrc, layout panel, GTK, Kvantum) ke~/kde-macos-backup/. Perintah restore-nya dicetak di terminal. - SDDM dipasang dan diaktifkan menggantikan GDM. Tumbleweed sekarang punya dua mekanisme display manager:
sddm.servicesendiri (hasil Display Manager Rework) dan cara lama lewatupdate-alternatives. Skrip menangani keduanya. - Aplikasi pengganti dipasang: Dolphin, Konsole, Kate, Okular, Gwenview, Ark, dan lainnya, supaya kamu nggak kehilangan file manager dan terminal setelah aplikasi GNOME dihapus.
- Tema WhiteSur dari vinceliuice dipasang lengkap: global theme, Plasma style, dekorasi jendela, Kvantum, tema GTK dan libadwaita, ikon, kursor, layar login SDDM, plus font Inter sebagai pengganti San Francisco.
- Tampilan ala macOS diterapkan:
- tombol jendela di kiri (tutup, minimize, maximize)
- efek Magic Lamp (mirip Genie) saat minimize, plus blur
- panel atas berisi menu aplikasi, menu global, system tray, dan jam
- dock melayang di tengah bawah yang menghindar saat tertutup jendela
- GNOME dihapus, dengan pengaman (dibahas di bawah).
Tiap langkah juga bisa dijalankan sendiri:
./kde-macos.sh backup # cadangkan konfigurasi
./kde-macos.sh dm # pasang & aktifkan SDDM
./kde-macos.sh apps # aplikasi KDE pengganti
./kde-macos.sh theme # unduh & pasang WhiteSur
./kde-macos.sh sddm-theme # pasang ulang tema login SDDM saja
./kde-macos.sh apply # terapkan tema, tombol, font, efek
./kde-macos.sh layout # susun ulang panel atas + dock
./kde-macos.sh remove-gnome # hapus GNOME
Cara skrip menerapkan tema
Semua diatur lewat tool bawaan Plasma 6, jadi nggak ada edit file konfigurasi yang rapuh:
plasma-apply-lookandfeel,plasma-apply-colorscheme,plasma-apply-desktoptheme, danplasma-apply-cursorthemeuntuk tema.kwriteconfig6untuk tombol jendela (ButtonsOnLeft=XIA), efek KWin, font, dan gaya aplikasi.- Panel dan dock dibuat dengan skrip JavaScript Plasma yang dikirim lewat
qdbus6 ... evaluateScript. Aplikasi yang disematkan di dock hanya yang memang terpasang.
WhiteSur punya banyak varian (alt, opaque, sharp, dan seterusnya). Fungsi pick_variant di skrip memilih varian paling dasar sesuai VARIANT=dark atau light.
Menghapus GNOME dengan aman
Bagian ini yang paling berisiko, jadi skripnya sengaja hati-hati:
- Ditunda kalau sesi masih lewat GDM. Kalau kamu login lewat GDM, menghapus GDM di tengah jalan bisa mematikan sesi saat zypper masih bekerja. Skrip menolak dan menyuruh reboot dulu, login lewat SDDM, baru jalankan
./kde-macos.sh remove-gnome. - Tanpa
zypper -n. Pattern dan paket inti GNOME dihapus denganzypper rmbiasa, jadi zypper menampilkan daftar lengkap (termasuk dependensi yang ikut terhapus) dan minta konfirmasi. Baca daftarnya sebelum menjawaby. Kalau ada paket Plasma atau KDE ikut tercantum, jawabn. - Aplikasi bawaan GNOME ditanyakan terpisah, jadi kamu bisa menyimpan yang masih dipakai.
gnome-keyringdipertahankan, karena Chrome dan VS Code masih memakainya untuk menyimpan kredensial lewat libsecret.- Setelah itu GNOME dikunci dengan
zypper al, supaya nggak terpasang lagi diam-diam saatzypper dup. Daftar kuncinya bisa dilihat denganzypper lldan dilepas dengansudo zypper rl <nama>.
Masalah yang saya temui di run pertama
Run pertama sebagian besar berhasil, tapi ada tiga hal yang gagal. Ketiganya sudah diperbaiki di skrip yang ada di atas, dan penyebabnya cukup menarik untuk dicatat.
1. Tema SDDM gagal terpasang. Installer SDDM bawaan WhiteSur menentukan versi tema dari output plasmashell -v. Karena installer itu dijalankan dengan sudo, nggak ada display yang bisa diakses, plasmashell gagal (muncul pesan qt.qpa.xcb di log), dan nama folder sumber jadi kosong: WhiteSur-. Solusinya, skrip memasang tema SDDM sendiri: versi Plasma dibaca sebagai user biasa (dengan fallback ke rpm -q plasma6-workspace), lalu dipetakan ke folder yang sesuai. Untuk Plasma 6.2 ke atas dipakai WhiteSur-6.2.
2. Kvantum terpasang versi terang padahal pilih gelap. Ternyata varian gelap Kvantum WhiteSur bukan folder terpisah, melainkan file WhiteSurDark.kvconfig di dalam folder WhiteSur. Skrip sekarang mencari file .kvconfig, bukan nama folder.
3. “Font Inter tidak ditemukan” padahal sudah terpasang. Ini bug klasik bash. Pengecekan awalnya:
fc-list | grep -qi 'Inter'
Dengan set -o pipefail aktif, grep -q berhenti begitu menemukan baris pertama yang cocok, fc-list yang masih menulis output kena SIGPIPE (exit 141), dan seluruh pipeline dianggap gagal. Perbaikannya: jangan pakai -q, buang output ke /dev/null, dan cocokkan nama family dengan lebih ketat:
fc-list : family | grep -iE '^Inter([ ,]|$)' >/dev/null
Setelah memakai versi yang sudah diperbaiki, cukup jalankan ulang bagian yang gagal:
./kde-macos.sh sddm-theme
./kde-macos.sh apply
Lalu reboot, login lewat SDDM yang sudah bertema WhiteSur, dan hapus GNOME:
./kde-macos.sh remove-gnome
Pesan yang boleh diabaikan
plasma-systemmonitordilewati: nama paketnya di Tumbleweed berbeda. Skrip sekarang juga mencobaplasma6-systemmonitor.- Modul menu global untuk aplikasi GTK tidak ada di repo resmi. Efeknya cuma menu aplikasi GTK yang nggak tampil di panel atas, apalagi di Wayland. Aplikasi KDE/Qt tetap normal.
- Installer tema GTK sempat memasang tema GNOME Shell karena GNOME masih terdeteksi. Tema itu nggak berpengaruh ke KDE, dan akan ikut hilang bersama GNOME.
Kalau mau kembali
Konfigurasi lama ada di ~/kde-macos-backup/. Ekstrak dengan tar -C ~ -xzf <file-backup>, lalu logout dan login lagi.
Referensi: